Tempe Sebagai Bahan Dasar Pembuatan Sherbet Rendah Lemak dan Gula

Authors

  • Imelda Christina Thehella Harryanto Universitas Kristen Satya Wacana
  • Karina Bianca Lewerissa Universitas Kristen Satya Wacana
  • Sarlina Palimbong

DOI:

https://doi.org/10.53416/stmj.v2i2.90

Keywords:

gula, lemak, obesitas, sherbet, tempe

Abstract

Prevalensi obesitas, overweight, dan diabetes mellitus di Indonesia jumlahnya cukup banyak dan terus meningkat setiap tahunnya. Kondisi kesehatan menyebabkan para penderita obesitas, overweight, dan diabetes mellitus tidak bisa sembarangan mengonsumsi makanan, sehingga diperlukan suatu inovasi pangan yang membantu memenuhi kebutuhan para penderita akan pangan rendah lemak dan gula. Sherbet merupakan makanan pencuci mulut yang terbuat dari sayur dan buah. Bahan yang digunakan untuk pembuatan sherbet rendah lemak dan gula ini diantaranya adalah tempe dan buah. Penggunaan tempe dalam pembuatan produk ini didasari pertimbangan bahwa tempe memiliki kandungan antioksidan, tinggi protein nabati, dan rendah lemak. Pengolahan sari tempe menjadi sherbet didasari karena potensi tingkat pertumbuhan pasar es krim di Indonesia terus meningkat. Sherbet rendah gula dibuat dengan menggunakan artificial sweetener dengan nilai kalori yang jauh lebih rendah ketimbang gula. Dalam penelitian ini, dilakukan beberapa pengujian seperti uji organoleptik dan uji proksimat untuk menjamin dihasilkannya produk yang rendah lemak dan gula, namun memiliki palatabilitas dan kualitas yang diinginkan konsumen.

Kata kunci: gula, lemak, obesitas, sherbet, tempe

References

Anindita, N. S., & Soyi, D. S. (2017). Studi kasus: pengawasan kualitas pangan hewani melalui pengujian kualitas susu sapi yang beredar di kota Yogyakarta. Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science), 19(2), 96-105.

Asmariani, A., Amriani, A., & Haslianti, H. (2017). Verifikasi Metode Uji Lemak Pakan Buatan. Jurnal FishtecH, 6(1), 92-96.

Bakhtra, Swi Dinni A., Rusdi, & Mardiah, Aisyah (2016). Penetapan Kadar Protein Dalam Telur Unggas Melalui Analisis Nitrogen Menggunakan Metode Kjeldahl. Jurnal Farmasi Higea, 8(2), 143 – 150.

Budiarti, Ikhtiar D. S., Swastawati, Fronthea, & Rianingsih, L. (2016). Pengaruh Perbedaan Lama Perendaman Dalam Asap Cair Terhadap Perubahan Komposisi Asam Lemak dan Kolesterol Belut (Manopterus albus) Asap. Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan, 5(1), 125 – 135.

Cahyadi, Wisnu & Widiantara, Tantan (2018). Penambahan konsentrasi bahan penstabil dan sukrosa terhadap karakteristik sorbet murbei hitam. Pasundan Food Technology Journal (PFTJ) 4(3), 218 – 224.

Devitasari, I. S. A., Kentjonowaty, I., & Puspitarini, O. R. (2021). Pengaruh Penambahan Baking Powder Terhadap Overrun dan Daya Leleh Es Krim. Dinamika Rekasatwa, 4(3).

Hafidhitama, Weza, Lubis, Y. M., & Sulaiman, M. I. (2017). Kajian Pembuatan Es Krim Berbahan Dasar Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.) dan Santan Kelapa. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Unsyiah, 2(4), 484 – 490.

Harini, Noor, Marianty Renita, & Wahyudi, V. A. (2019). Analisa Pangan. Zifatama Jawara. Sidoarjo.

Jaya, I Made Laut Mertha (2020). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Anak Hebat Indonesia. Yogyakarta.

Megasari, R. (2019). Pengaruh varietas pada berbagai konsentrasi pupuk daun terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman stroberi (fragaria sp.). Jurnal Agercolere, 1(2), 44-50.

Persatuan Ahli Gizi Indonesia ASDI. 2019. Penuntun Diet dan Terapi Gizi. Edisi Ke-4. Jakarta : Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Pirastyo, S. P. & Yuliana (2018). Pemanfaatan Bahan Makanan Tradisional Tempe Kedelai Sebagai Menu Andalan Hotel. Tourism and Hospitality Essentials Journal, 8(1), 39 – 44.

Prasanti, Ditha (2018). Penggunaan media komunikasi bagi remaja perempuan dalam pencarian informasi kesehatan. Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(1), 15 – 22.

Ristia, E., & Daningsih, E. (2014). Perbandingan Kadar Gizi Tempe Biji Nangka dan Tempe Kedelai. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 3(8).

Salim, R., Zebua, E. T., & Taslim, T. (2017). Analisis Jenis Kemasan Terhadap Kadar Protein dan Kadar Air Pada Tempe. Jurnal Katalisator, 2(2), 106 – 111.

Sani, S. P., & Handayani, L. (2021). LITERATURE REVIEW: MENGKONSUMSI JUNK FOOD DAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA SMA. VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 20(2).

SNI 01-3713-1995. Standar Nasional Indonesia (SNI). Es Krim. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Sudargo, T., Rosiyani, F., Freitag, H., Kusmayanti, N. A. (2014). Pola Makan dan Obesitas. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Sudaryantiningsih, Cicik & Pambudi, Y. S. (2017). Upaya Peningkatan Serat Tempe Kedele Melalui Penambahan Buah Pare (Momordica charantina) Sebagai Pangan Fungsional. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 8(1), 57 – 61.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mix Methods). Alfabeta. Bandung.

Downloads

Published

2022-08-31